Blog Arif'Jayarana

facebook google twitter tumblr instagram linkedin
Ilustrasi disamping ini menunjukan perbedaan yang paling utama antara tubuh cowok dengan cewek.

Secara garis besar, tubuh cowok berbentuk seperti sebuah segitiga yang terbalik – dimulai dari bahu sampai ke pinggang. Sedangkan tubuh cewek berbentuk sebaliknya, dengan bagian pinggul lebih besar dari pada milik cowok.





















Perbedaan Tubuh Cowok Dan Cewek Dapat Ditunjukan Dengan Menggunakan Segitiga.
Share
Tweet
Pin
Share
No komentar




























Garis-garis irama adalah garis yang ditarik dengan bebas. Untuk bias menguasai cara menarik garis ini kalian bias melatih dengan bentuk-bentuk yang seperi dibawah ini :




Cobalah untuk menambahkan sketsa kepala dari berbagai sudut pandang pada salah satu ujung garis untuk bisa merasakan “cara bekerja” garis-garis ini.
Share
Tweet
Pin
Share
No komentar
Sekarang kita ingin menggambar tokoh wanita ninja yang tengah mnelompat dari serangan “Shuriken”. Kita menginginkan agar tokoh ini terlihat dapat menghindari serangan tersebut dengan mudah – untuk menunjukan bahwa ia adalah seorang ninja yang ahli. Pada saat ini hanya menggunakan garis “tulang Punggun” sebagai garis “irama” saja tidaklah cukup. Dikarenakan seluruh bagian tubuh tokoh ini bergerak.



1. Jadi? Garis tulang punggung tetap digunakan sebagai garis “irama”, karena garis inilah yang paling menentukan pergerakan tubuh yag terjadi.




2. Meskipun begitu, kali ini kita juga memperlukan garis tangan dan garis kaki sebagai garis “irama”, untuk menunjukan gerakan yang cepat dari sang tokoh.




3. Menarik garis yang meliuk bebas dan tidak kaku membantu kita untuk membuat gerakan yang bebas dan menarik.




4. Sehingga ketika menggambar kita selesai, gerakan yang kita tampilkan menjadi tampak lebih menarik dan lebih hidup.
Share
Tweet
Pin
Share
No komentar
Katakanlah kita ingin menggambar tokoh kita yang sedang berdiri dalam pose sedikit “menantang” lawan-lawannya. Bagaimana cara kita menarik garis “ irama “ untuk menggambarnya? Lihatlah langkah- langkah berikut ini :



1. pertama kali kita membuat garis “tulang punggung” menjadi garis utama “irama”. Tanpa memusingkan soal pembagian proporsi sama sekali pada saat ini, kita menarik garis meliuk yang mengikuti bentuk tubuh yang seperti kita inginkan.




2. setelah puas dengan bentuk garis “irama” tersebut, kita lanjutkan dengan menambah garis-garis untuk tangan dan kaki. Dimana setelah itu barulah kita membereskan pembagian proporsi tubuh.




3. mengisi garis-garis “rangka” dengan blok, kita tetap mempertahankan garis dengan irama sebagai pemandu.




4. dan yang tertinggal hanyalah membereskan garis-garis yang tak terpakai dan menambahkan detail.
Share
Tweet
Pin
Share
No komentar



Garis tulang punggung yang kita buat sewaktu menggambar “rangka” selain berfungsi sebagai menentukan posisi tengah dari tubuh juga berfungsi untuk menentukan “irama” pergerakan tubuh – terutama ketika sedang beraksi.

Jika kita sudah membiasakan diri dengan garis “irama” ini, menggambar gerakan sesulit apapun takkan menjadi masalah sama sekali. Sayangnya, tidak ada panduan yang pasti dalam cara membuat garis ini, kecuali dari imajinasi dan interpretasi masing-masing.
Share
Tweet
Pin
Share
No komentar
Newer Posts
Older Posts

Translate

About me

About Me


Hello World. This blog is only for entertainment and my hobby only. enjoy it!

Follow Us

Total Tayangan Halaman

Postingan Populer

recent posts

Blog Archive

  • ▼  2018 (1)
    • ▼  April (1)
      • Figure Manga team Akatsuki
  • ►  2011 (10)
    • ►  Agustus (10)
  • ►  2010 (33)
    • ►  November (33)
  • ►  2009 (118)
    • ►  November (7)
    • ►  Oktober (7)
    • ►  September (7)
    • ►  Agustus (9)
    • ►  Juli (11)
    • ►  Juni (11)
    • ►  Mei (22)
    • ►  April (20)
    • ►  Maret (13)
    • ►  Februari (11)

Followers

Hatsune Miku
FOLLOW ME @INSTAGRAM

|