Blog Arif'Jayarana

facebook google twitter tumblr instagram linkedin


Arsiran
Garis tertipis dalam inking (garis obyek-obyek dalam) juga bisa digunakan untuk mengarsirkan bayangan pada permukaan bentuk figure. Meskipun begitu dalam manga arsiran tidak pernah digunakan secara maksimal seperti dalam komik barat (para m angaka lebih menyukai penggunaan tone atau rugos untuk membuat bayangan), jika diterapkan secara cerdik pada bagian-bagian tertentu akan memberikan hasil yang memuaskan. Dan juga, bagi mereka yang mempunyai akses memakai tone / computer untuk menciptakan bayangan, tehnik ini dapat sangat membantu.



Dalam mengarsir, usahakan agar garis-garis arsiran yang dibuat menikuti bentuk permukaan figure.

Menggunakan jenis-jenis arsiran dasar untuk menciptakan kesan gradasi pada hasil arsiran kalian.
Share
Tweet
Pin
Share
No komentar
Dimensi Ketebalan

Menggunakan system garis-garis tipis sebenarnya sudah cukup untuk bisa membuat sebuah gambar tampak hidup dan lebih menarik, tapi bagi mereka yang menyukai tantangan dan ingin mencapai hasil yang inking yang jauh lebih baik, terdapat tehnik kedua yang mempunya rumus ‘terdapat dimensi ketebalan pada tiap-tiap garis”. Lihatlah contoh berikut :



Dimensi ketebalan sebaiknya digunakan pada bagian-bagian yang menonjol kearah luar atau dalam. Tehnik ini agak sulit untuk diterapkan dan membutuhkan kesabaran dan keahlian ekstra.

Untuk Tehnik Ini, Sebaiknya :
1. Menggunakan pena kaligrafi / celup.
2. Diterapkan pada hasil karya yang diperbesar dari ukuran aslinya (150% sampai 200%).
Share
Tweet
Pin
Share
No komentar
Berikut adalah tehnik-tehnik dasar dalam inking :

Garis Tebal – Tipis 1

Setiap gambar memiliki 3 macam ketebalan garis, yang masing-masing digunakan pada daerah-daerah seperti berikut :
Outline (garis) luar secara keseluruhan, outline luar per-obyek dan Outline Obyek-obyek “dalam”. Untuk lebih jelasnya, lihatlah ilustrasi-ilustrasinya pembimbing di bawah ini :



1. Outline luar secara kesaeluruhan : merupakan garis yang paling tebal. Fungsinya adalah untuk lebih menonjolkan figure secara keseluruhan. Amat berguna bila terdapat dua buah figure yang saling menutupi satu sama lainnya.




2. Outline luar per-obyek : adalah outline dengan menggunakan ketebalan setingkat lebih tipis dari Outline luar secara keseluruhan. Fungsinya adalah untuk memisahkan berbagai obyek yang terdapat dalam sebuah figure (pakaian, gelang, rambut dalam, hidung dan lainnya).




3. Outline obyek-obyek “dalam”. Adalah outline dengan ketebalan paling tipis yang digunakan untuk menghitamkan berbagai macam bentuk yang tidak termasuk kedalam dua kategori nsebelumya. Misal : garis lipatan baju, outline kuku, kancing, pola baju, dan seterusnya.
Share
Tweet
Pin
Share
No komentar


Secara garis besar proses inking (meninta) adalah sebuah proses untuk menghaluskan dan mengamankan hasil karya kalian menggunakan media dengan kepekatan yang lebih kuat dari pada pensil yaitu tinta.

Meskipun begitu, proses inking bukanlah sekedar menebalkan garis-garis gambar kalian saja, dikarenakan terdapat berbagai macam tehnik inking dengan gambar tantangannya masing-masing yang bila dikuasai dapat membuat hasil gambar kalian tampak lebih hidup dan terlihat lebih professional.
Share
Tweet
Pin
Share
No komentar
Untuk mendapatkan hasil inking (meninta) dan Tracing (menjiplak) yang sempurna tergantung pada bahan-bahan yang dipakai, terutama dari jenis kertas, pena dan tinta. Meskipun begitu, terdapat beberapa trik yang bias diterapkan memakai alat-alat yang mudah didapat dengan sedikit usaha ekstra.

Kertas



Persyaratan yang paling utama bagi jenis kertas untuk proses inking dan tracing : tidak menyerap tinta dan juga permukaanya harus licin, rata dan tidak gradakan (tidak Berbulu).
1. Kertas HVS ukuran A4 / folio yang bias untuk dipakai photocopy, dengan ketebalan mencapai 70 sampai 85 gr.
2. Kertas tebal dari buku gambar ukuran A4 sampai A3 (tergantung dari ukuran komik kalian).
3. Kertas Kalkir 80 / 85 gr biasanya dipakai oleh para arsitek. Bila kalian memekai kertas kalkir, hati-hati dalam memilih permukaan kertas, dikarenakan kertas kalkir memiliki 2 jenis permukaan. Pilihlah permukaan yang halus untuk tempat kalian meninta. Dan juga permukaan kalkir yang agak gelap tidak begitu baik untuk discan pada beberapa jenis scanner.
4. Kertas Bristol khusus untuk inking. Biasanya tersedia di took-toko yang menjuan alat-alat lukis kalian atau kalian bisa memesan keluar negeri. Waw harganya selangit.




Dalam memilih pena dan tinta pilihlah jenis yang paling enak atau cocok untuk gaya gambar kalian.



1. Spidol Hitam bisa didapat dimana-mana dengan harga yang amat begitu murah. Kekurangan dari spidol adalah ujungnya mudah tumpul bila dipakai teru menerus. Maka, ada baiknya untuk membeli alat ini dalam jumlah yang cukup banyak (antara 3 samopai 5 buah). Hanya untuk garis luar atau jenis ilustrasi berukuran besar.

2. Pena celup / Pen kodok. Salah satu alat yang bisa didapat dimana-mana. Cocok untuk menarik garis-garis tebal / tipis. Mereka yang memilih alat ini harus mempunyai kesabaran yang tiggi, karena harus berulah kali mencelupkan mata pena kedalam botol tinta ketika tintanya habis.

3. Drawing Pen (Boxy) merupakan jenis pena yang cukup popular, dengan ketebalan mata pena yang berkisar antara 0.1 sampai 0,5. pilihlah jenis drawing pen yang tintanya tidak blobor.

4. Technical Pen (Rafido) merupakan salah satu yang juga sering dipakai oleh para arsitek, cocok dipakai oleh mereka yang memilih kertas kalkir. Kelemahannya adalah pena macam ini agak kaku dan kurang baik dipakai untuk menaris garis-garis tebal / tipis. Hanya bagi yang mereka rapih dan telaten.

5. Pena Gambar bisa didapat dari took-toko yang khusus menjual alat lukis. Tersedia berbagai jenis mata pena untuk berbagai macam ketebalan garis. Harganya bisa mencapai sekitar seratus ribu lebih.


Tinta India : Untuk pena celup / kaligrafi sebaiknya tinta yang cukup pekat dan tahan air (Waterproof).

Sekilas Pengetahuan Lainnya :



Selain bahan-bahan di atas saya menyarankan untuk menggambarnya kalian agar bisa mempunyai sebuah meja Tracing dan juga kuas dengan berbagai macam ketebalan untuk menghitamkan daerah-daerah tertenru pada gambar kalian.
Share
Tweet
Pin
Share
No komentar
Newer Posts
Older Posts

Translate

About me

About Me


Hello World. This blog is only for entertainment and my hobby only. enjoy it!

Follow Us

Total Tayangan Halaman

Postingan Populer

  • Perbedaan Tubuh Cowo Dan Cewe Tampak Depan
    Leher Cowok berukuran lebih lebar dan besar dari pada leher cewek, dan bentuknya juga lebih kaku. Pundak Cowok terlihat menonjol oleh otot. ...
  • Menciptakan Komik Kalian Sendiri
    Apa yang membuat sebuah komik disukai oleh para pembaca? Selain gambar-gambar ilustrasi yang bagus dan dikerjakan dengan sungguh-sungguh, ki...
  • Perbedaan Muka/Wajah Manga Cowok Dengan Cewek Bag-2
    Tampak Depan : Perbedaan yang paling nyata terasa pada bentuk dan panjang wajah secara keseluruhan. Panjang hidung, besar mata serta lebar m...

recent posts

Blog Archive

  • ▼  2018 (1)
    • ▼  April (1)
      • Figure Manga team Akatsuki
  • ►  2011 (10)
    • ►  Agustus (10)
  • ►  2010 (33)
    • ►  November (33)
  • ►  2009 (118)
    • ►  November (7)
    • ►  Oktober (7)
    • ►  September (7)
    • ►  Agustus (9)
    • ►  Juli (11)
    • ►  Juni (11)
    • ►  Mei (22)
    • ►  April (20)
    • ►  Maret (13)
    • ►  Februari (11)

Followers

Hatsune Miku
FOLLOW ME @INSTAGRAM

|